TERIMA KASIH UNTUK ANDA SEMUA YANG SUDAH BERKUNJUNG DAN BERGABUNG DI MAZPRAM BLOG, SILAHKAN SAMBIL BROWSING SEKALIAN MENIKMATI LAYANAN RADIO ONLINE FROM DESA FM (ANDA BISA REQUEST JUGA LAGUNYA) DAN JANGAN LUPA UNTUK MENGUNJUNGI KOLEKSI FOTO BY MAZPRAM YANG TERSEDIA DI BAGIAN BLOG WWW.MAZPRAM-IN-PHOTOGRAPHY.BLOGSPOT.COM
My Photo
MAZPRAM - TANJUNGPINANG - BINTAN ISLAND, KEPULAUAN RIAU, Indonesia
View my complete profile

Friday, November 6, 2009

KOPI TIME : BUDAYA NONGKRONG DI KEDAI KOPI (Bisnis Jangkrik Sampai Jual Kapal Tanker)

Nongkrong di warung kopi,
pergi sana kesini.
Terdengar suara rakyat kecil,
bukannya mau nguping .......

Pagi sebelum beraktifitas di tempat kerja, aku selalu menyempatkan sarapan yang tak lupa pula disertai dengan segelas kopi panas, itulah kebiasaan yang hampir selalu aku lakukan menjelang pergi ke tempat kerja. Tanpa rasa jemu ku lalui diawal permulaan pagi dengan secercah harapan yang selalu singgah di benakku. Ku pandangi sekelilingku, terlihat olehku segrombolan anak kecil yang kian hari semakin beranjak besar yang sekarang masih duduk di bangku SD . Mungkin mereka tidak mengetahui pahitnya kehidupan ini, dengan menyanyikan lagu yang sedang trend saat ini, tanpa rasa sungkan di hadapanku.ya …….semoga pagi ini membawa berkah dan harapan yang ada di benakku seiring impian yang mengalir dan hangatnya kopi dan isapan rokok yang ada ditangan ku.
Sekelompok Masyarakat Di Pulau Pangkil Bintan Sedang Ngopi Malam Hari

Nengok lirik lagu di atas tadi jadi inget lagunya si Dono Kasino Indro dengan WARKOP nya. NONGKRONG DI KEDAI KOPI : Kedai Kopi adalah tempat dimana kita dapat menikmati minuman berupa seduhan kopi dan aneka minuman lainnya. Hampir miliaran orang menikmatinya setiap saat diberbagai tempat di dunia karena kopi juga dapat menjadi obat penetralisir nikotin, mengurangi step bagi anak-anak, dll. Budaya nongkrong di dikedai kopi adalah perkara yang lazim dilakukan baik bagi orang-orang Melayu maupun suku pendatang lainnya khususnya di Tanjungpinang dan sekitarnya. Tak peduli tua-muda, kaya-miskin, dengan berkawankan segelas kopi atau teh obeng (es teh manis) mereka larut dalam suasana dikedai kopi yang khas. Bahkan pernah suatu saat pada waktu saye awal-awal menginjakkan kaki di Pulau Batam, dan baru juga mengenal istilah nongkrong di kedai kopi, ternyata kedai kopi menjadi sarana yang asyik selain ngumpul ngobrol ngalor ngidul bareng kawan ataupun geng bisa juga di jadikan ajang sharing bisnis mulai dari bisnis jual beli jangkrik sampai jual beli Kapal Tanker...wow...mantap..betul tak tuh..betull.betull..betullll..hehe. Tapi buat PNS hati-hati jangan nongkrong dikedai kopi pada jam kerja, nanti kena razia sama Pak Satpol PP. Lagipula bukankah melayani masyarakat adalah tugas yang utama....!...Setujuu.!!!

Kedai kopi berbeda dengan rumah makan atau cafe-cafe semacam Starbuck yang sering kita dapati di kota-kota besar. Orang-orang yang datang ke kedai kopi tujuan utamanya bukanlah untuk minum kopi atau makan siang, tapi biasanya hanya untuk waste the times alias mebuang-buang waktu. Memang kalau dilihat sekilas kesannya negatif. Mereka hanya duduk-duduk mengobrol tanpa melakukan hal yang produktif. Bagi orang luar yang berkunjung di sudutan kota atau pasar di Tanjungpinang mungkin akan berpikir bahwa masyarakat disini maaf cakap "pemalas dan tukang bual" hehehhe.

Tapi hal tersebut tidak sepenuhnya benar, kedai kopi ternyata juga memegang peranan sosial yang cukup penting di Tanjungpinang. Kedai kopi bukan sekadar tempat untuk hang out tetapi juga merupakan sarana yang efektif untuk bersosialisasi. Selain itu kedai kopi juga merupakan pusat informasi bermacam aktivitas serta tempat berdiskusi, mulai dari soal agama, budaya, bisnis, politik, sampai urusan ranjang hahahhaaha lengkap kali yah. Seringkali kalau seseorang mau mengetahui jadwal lelang tender suatu proyek, atau bahkan sekadar mau tau jadwal kapal masuk mereka merujuk informasi dari orang-orang yang sedang duduk di kedai kopi.....wah betul-betul pusat informasi yang bisa diandalkan juga yah hehe.

Tiap hari Senin, Kamis dan Sabtu, apalagi Minggu orang-orang yang tinggal diluar kota Tanjungpinang biasanya mengunjungi kota ini untuk berniaga, menjual hasil karet, cengkeh, ikan, atau untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari. Nah pada hari-hari yang lazim disebut "hari pasar" itu kedai kopi sangat ramai dikunjungi. Kedai kopi memang menjadi tempat yang nyaman untuk sekadar melepas lelah sambil menunggu pompong (perahu bermotor ukuran kecil) yang mengantarkan mereka ke pulau-pulau disekitarnya untuk kembali lagi ke kampungnya masing-masing.

Di Kepulauan Riau khususnya di Tanjungpinang, hampir seluruh kawasan terdapat kedai kopi baik di area kota maupun di pasar, hal ini menunjukkan bahwa banyaknya peminat minuman kopi meskipun nggak semua orang yg nongkrong di kedai kopi pasti minum kopi. Hampir setiap saat orang datang ke kedai kopi, khususnya untuk ngopi dll. Tapi adakalanya kita bisa untuk santai dan jumpa dengan teman2 bahkan untuk meeting sekalipun, ini sering terjadi. Hal ini menunjukkan fungsi ganda dari sebuah kedai kopi. Memang disatu sisi menunjukkan multi fungsi dari kedai kopi tapi untuk sisi lainnya bahwa banyaknya orang-orang yang lalai karena nongkrong di kedai kopi, dari pagi sampai sore. Misalnya para pegawai, sering terdapat di kedai-kedai kopi, sementara tugas dan kewajiban di kantor terbengkalai...lah sudah ini masalah namanya. Jika ditanya oleh yang membutuhkan, jawabannya bapak lagi keluar sebentar, padahal nongkrong di kedai kopi. Demikian juga dengan para pelajar yang sekolahnya kurang disiplin, banyak bolos sekolah hanya nongkrong di kedai kopi. Budaya nongkrong kedai kopi setiap pagi hari yang konon menjadi kebiasaan yang sudah turun menurun khususnya bagi para masyarakat Melayu yang pada saat itu kebanyakan adalah pera nelayan tentunya hal ini sesuatu yang wajar karena mereka menjelang dini hari sudah berangkat kerja pergi melaut untuk mencari hasil tangkapan ikan dilaut dan pagi harinya mereka sudah pulang kedarat dan sambil istirahat mereke nongkrong di Kedai Kopi. Akan tetapi budaya tersebut menjadi sangat tidak relevan jika hal ini di lakukan oleh katakanlah beberapa oknum pegawai yang di saat pagi hari disaat jam-jam kantor/dinas mereka nongkrong di kedai kopi yang seharusnya sudah mulai melakukan aktivitas kerja di tempat kerja masing-masing. Kita menyadari hal ini memang sering terjadi, bukan kedai kopi yang kita salahkan tetapi pribadi, kenapa begitu terikat dengan kedai kopi, ini mungkin sebuah tradisi yang turun temurun. Mengapa kita tidak memanfaatkan waktu yang hanya 24 jam per hari untuk mengabdi, berkarya, sehingga lahirlah sebuah perubahan kepada lebih baik. Dalam hal ini kiranya ada sebuah motto yang mungkin baik bagi kita semua, yaitu “Kita boleh menjadi pecandu kopi tapi tidak pecandu kedai kopi”. Sekian..semoga bermanfaat.

Sumber : banyak inspirasi
Foto : By mazpram

Wednesday, October 28, 2009

SUMPAH PEMUDA DAN PEMUDA SEKARANG


Sumpah Pemuda :
PERTAMA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.
KEDOEA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.
KETIGA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.

Sepenggal rangkaian kalimat diatas mengandung makna yang begitu dalam dan bermakna, Kalau kate orang melayu cakap pakai pantun macem ginilah kire-kire : Bukan kalimat sembarang kalimat kalimat di baca dengan hikmat, bukan sumpah sembarang sumpah...bersumpah demi sebuah marwah...marwah para pemuda/pemudi Indonesia....Hidup Pemuda/di Indonesia.
Sumpah Pemuda merupakan tiang sejarah bagi bangsa Indonesia. Ada tiga poin penting dalam Sumpah Pemuda, yakni bertanah air satu, berbangsa satu, dan bahasa satu. Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II Indonesia yang hingga kini setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Sebagai tahapan awal dilaksanakan Kongres Pemuda I tanggal 30 April 1926. Dalam pembicaraannya masih menonjol sifat kedaerahannya sehingga masih sulit untuk membentuk kebulatan tekad dalam mencapai Indonesia bersatu. Organisasi kepemudaan yang ada pada saat itu masih bersifat kedaerahan dan masih kurang menunjukkan rasa persatuan. Kemudian dilaksanakan kembali Kongres Pemuda II yang dilaksanakan tiga sesi di tiga tempat berbeda oleh organisasi Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh wilayah Indonesia. Kongres tersebut dihadiri oleh berbagai wakil organisasi kepemudaan yaitu Jong Java, Jong Batak, Jong, Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Ambon, dsb serta pengamat dari pemuda tiong hoa seperti Kwee Thiam Hong, John Lauw Tjoan Hok, Oey Kay Siang dan Tjoi Djien Kwie. Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928 berlangsung dengan semangat persatuan dan kebangsaan. Dalam kongres ini Sugondo Joyopuspito terpilih sebagai ketua dan Moh.Yamin sebagai sekretaris. Kongres bertempat di Gedung Kramat 106 Jakarta.

Semangat persatuan dan kebangsaan semakin menggelora di hati para pemuda setelah mendengar lagu “Indonesia Raya” oleh Wage Rudolf Supratman, dengan gesekan biolanya. Dan itulah untuk pertama kalinya lagu Indonesia Raya dinyanyikan. Bendera merah putih tidak dapat dikibarkan dalam kongres karena dilarang oleh pemerintah Belanda.Melalui isi Sumpah Pemuda memberi semangat dalam merebut dan mempertahankan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, antara lain : nilai persatuan dan kesatuan, nilai kebersamaan, nilai cinta tanah air.

Masih adakah semangat tersebut sampai saat ini. Apa yang dapat dikatakan kalau kita masih melihat pelajar saling berkelahi (tawuran), warga masyarakat saling menyerang antar kampung, antar suku masih saling membenci...Kalau macem gitu terus nak di bawa kemane pemuda/di kite neh..apakah patut..tak patutt.. Akankah semangat persatuan itu terus terpelihara? Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia, dengan saling mempererat rasa persaudaraan satu bangsa.

Ingat Sumpah Pemuda diikrarkan oleh para pemuda yang visioner, yang sadar dan paham betul bahwa rasa kebangsaan itu harus terus dibangun dan dipelihara. Nasionalisme tidak jatuh dari langit, tetapi harus di pupuk dan di pelihara terus-menerus. Dengan demikian, marilah kaum muda sekalian mulailah dan teruslah semangat memunculkan nilai inisiatif dengan menggalang berbagai dialog kebudayaan, menggali dan menghidupkan berbagai kearifan lokal, menggalang dialog antar agama, serta membangun dan mengembangkan pola-pola kepemimpinan dengan wawasan kebangsaan. Kalau saja pemuda belum juga menyadari tugas dan tantangan yang telah menanti di depan mata, maka tidak menutup kemungkinan hal ini menjadi sebab munculnya rasa pesimis akan kelanjutan negara dan bangsa Indonesia menjadi sebuah bangsa yang kuat. Bangkitlah Pemuda Indonesia...Jayalah Bangsaku...Makmurlah Negeriku.

Sumber : banyak sumber


Wednesday, September 23, 2009

MEREKA YANG TIDAK MUDIK LEBARAN

KARENA TUNTUTAN PEKERJAAN

Memaksa Mereka untuk Tetap Bekerja

Hari raya Idul Fitri memang membuat banyak orang larut dalam kebahagiaan dan gegap gempita lebaran. Idul Fitri ini merupakan acara puncak selepas menunaikan ibadah puasa wajib di bulan Ramadhan dengan menahan segala hawa nafsu dan godaan duniawi. Ibaratnya mereka seperti telah terlahir kembali menjadi seperti seorang bayi yang masih bersih dari segala noda dan dosa.

Nah, momen liburan lebaran pada hari raya Idul Fitri ini memberikan dorongan bagi sebagian besar dari mereka untuk mudik lebaran. Bahkan tak sedikit dari mereka yang memaksakan diri untuk berbondong-bondong mengikuti hajatan nasional ini, mudik bersama hiruk pikuk jutaan manusia lainnya yang juga sedang mudik ke kampung halaman.

Namun, ternyata masih ada juga orang yang harus merelakan diri untuk tidak ikut serta mudik dalam kemeriahan hari raya umat muslim ini. Tuntutan profesi pekerjaan yang diemban memaksa mereka untuk absen pulang menemui sanak saudara dan handai taulan di kampung halaman.


Sebut saja pak polisi yang harus mengatur jalan yang penuh sesak dengan kendaraan para pemudik agar tidak macet dan tetap dalam kondisi yang lancar dan teratur. Mereka rela tidak pulang kampung karena harus mengatur kelancaran akses jalan yang dilewati oleh mereka yang tengah pulang kampung.

Ini semua mereka lakukan tentunya tak lain tak bukan hanya demi kenyamanan kita sebagai pemudik. Coba kalau mereka para polisi jalanan itu tidak, ups.... Hmm... Salah ucap ya? Maaf, maksud saya para polisi yang bertugas di jalanan yang mengatur lalu lintas arus mudik dan arus balik itu tidak menjalankan tugasnya dan ramai-ramai mudik ke kampung, bagaimana coba?. Hahahaha....

Contoh lain dari mereka yang tidak mudik lebaran adalah para pekerja proyek, petugas keamanan (security). Nah kalau mereka tidak bekerja, siapa yang harus menyelesaikan proyek yang maha penting dan menjaga keamanan lingkungan sekitar... Wah lha wong para maling, pencuri dan perampok tidak mengenal musim liburan seperti saat sekarang ini. Hahaha.... Piye jal?

Para pekerja di stasiun TV yang harus bekerja di saat lebaran demi membuat aneka acara lebaran juga tidak mudik. Oh ya, para pemadam kebakaran, dokter, suster, bidan, dan semua pekerjaan yang bersifat pelayanan publik tentunya tidak memiliki waktu dan kesempatan untuk mudik, karena waktu yang mereka miliki harus dicurahkan untuk masyarakat. Yah, resiko mereka sendiri yang bekerja sebagai pelayan publik....

Dan tentu saja para sopir angkutan mudikyang harus rela menanggalkan momen silaturahmi lebaran bersama keluarga tercita. Yah, tentunya demi kita... Kalau mereka berhenti bekerja, siapa dong yang akan mengantarkan para pemudik ke kampung halaman..... Seharusnya ada award dan reward buat mereka yang rela tidak mudik demi kita semua.....

Ohya, ngomong-ngomong apakah anda juga terpaksa tidak mudik lantaran pekerjaan atau tuntutan yang lain? Atau ada sanak saudara, tetangga atau kenalan anda yang tidak mudik pada lebaran tahun ini karena tuntutan pekerjaan atau karena tuntutan yang lain.... Bagi cerita disini dong....!

Posting by maz anang

DAFTAR LINK SOBAT BLOGER MAZPRAM